Saat Marah Sebaiknya Hindari Hal-Hal Berikut

Ilustrasi marah

Marah merupakan puncak dari emosi sesorang, setiap hal yang dilakukan rasanya selalu salah dan menjengkelkan. Menurut para ahli dan peneliti ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan saat seseorang dilanda kemarahan. Berikut ulasannya untuk anda ….

Tidur dalam keadaan marah

Advertisement



Sebuah penelitian yang diterbitkan melaui jurnal oleh Joutnal of Neuroscience menyebutkan, tidur dapat memperkuat daya ingat atau memori sesorang, terutama yang berhubungan dengan sifat emosional. Pada penelitian tersebut juga menyebutka bahwa tidur setelah marah dapat membangkitkan emosi negatif dalam diri seseorang.

Dokter Allen Towfigh MD seorang Neorolog dan dokter spesialis pengobatan tidur mengungkapkan bahwa tidur dapat membatu otak dalam memproses serta mensolidasikan informasi yang di terima sebelum tidur. Karena hal tersebut, di indikasikan bahwa tidur dalam keadaan emosi setelah bertengkar akan membuat otak mengigat kembali dan mengalami emosi yang sama saat anda bangun.

Makan

Menurut seorang ahli bernama Kathy Gruver PhD, mengatasi marah dengan cara mengkonsumsi makanan akan berdampak buruk untuk kesehatan. Ia menjelaskan bahwa saat seseorang marah cenderung memilih makanan yang tidak sehat untuk di konsumsi.

Kathy juga menambahkan Jarang sekali orang yang memilih makan sayur-sayuran saat ia marah. Namun sebaliknya, yang lebih sering dipilih biasanya makanan yang tinggi akan kandungan karbohidrat, lemak dan gula. Selain itu, makan ketika marah dapat menyebabkan sistem pencernaan tidak berfungsi dengan baik, hal ini dapat mengakibatkan diare dan kontipasi.

Mengemudi

Mengemudi dalam keadaan marah adalah hal yang sangat berbahaya dan lebih beresiko mengalami kecelakaan. Seorang dokter psikolog, David Narang PhD, menjelaskan bahwa seseorang yang sedang marah cenderung memiliki sifat ingin menyerang, oleh sebab itu di anjurkan untuk tidak mengemudi dalam keadaan marah.

David juga menambahkan kemarahan dapat membuat tatapan sesorang menjadi kosong dan hanya melihat lurus kedepan sambil terus memikirkan penyebab kemarahannnya. Si pengemudi yang sedang marah biasanya tidak akan memperhatikan kendaraan atau pejalan kaki di sekitarnya. Kondisi ini disebut dengan Tunnel Vision. Apabila anda memang di haruskan mengemudi, sebaiknya anda membuka mata lebar-lebar dan terus fokus seperti tidak ada hal yang mengganggu anda sama sekali agar terhindar dari kondisi tunnel vision.

Pamer Kemarahan di Sosial Media

Peran media sosial memang tidak dapat di pisahkan dalam kehidupan seseorang di zaman modern ini. Banyak hal yang berhubungan dengan diri mereka yang ingin di ungkapkan di media sosial mulai dari perasaan senang, sedih bahkan marah. David menjelaskan bahwa ‘mengumumkan’ kemarahan di media sosial bisa menjadi bumerang yang akan membuat anda menyesal. Pada saat marah umumnya emosi seseorang dalam keadaan tidak terkontrol dan tidak berpikir panjang. Menuliskan atau mengumumkan sesuatu ke publik akan sangat sulit untuk di tarik kembali. Oleh karena itu, jika anda dalam kondisi marah sebaiknya tidak meluapkan emosi anda di media sosial.

Image Via guim.co.uk

Advertisement



Leave a comment

Your email address will not be published.


*


error: Content is protected !!